BALE BALE

Bagi orang yang memiliki rumah dengan taman luas di bagian belakang maupun depan, tampilannya pasti akan monoton kalau tidak ada satu atau dua perabot disana. Pemberian furniture seperti bangku bale-bale layak jadi referensi untuk memperindah exterior hunian Anda.

Apa Itu Bangku Bale-Bale?

Kalau Anda pergi ke rumah orang tua jaman dulu dengan bentuk Joglonya, pasti di bagian teras terdapat satu kursi besar menghadap depan. Fungsinya untuk bersantai saat sore hari sepulang kerja. Bangku itulah yang dinamakan Bale-bale.

Bangku Bale-bale sendiri tentunya bukan barang baru di dunia furniture. Kemunculannya sekarang lumayan sulit ditemukan mengingat rumah masa kini bentuknya minimalis. Kurang cocok kalau diberi perabot sebesar itu pada bagian teras.

Tapi, jangan salah. Peminat dari bangku ini masih besar. Sehingga banyak pengrajin furniture memproduksinya. Apalagi kalau pemilik rumah memiliki teras luas. Rasanya begitu cocok kalau diletakkan bale-bale didepan untuk bersantai, tidak hanya dengan bale-bale saja, anda bisa menambahkans ebuah kursi teras untuk bisa di gunakan orang banyak.

Bentuk Bangku Bale-Bale

Kalau dilihat-lihat, bentuk dari Bangku Bale-bale sendiri memiliki ciri khas. Yaitu, tempat duduknya dibuat luas memanjang dengan sandaran yang tingginya setengah punggung. Bagian tangannya dibuat standar (siku-siku), namun beberapa pengrajin memodifikasinya jadi melengkung.

Ada dua macam yang saat ini sering dikerjakan oleh pengrajin. Pertama, ukurannya dibuat besar dan khusus dijadikan sebagai kursi teras. Bentuknya juga luas dengan panjang standard. Kedua, dudukannya memanjang namun lebih kecil untuk ditaruh di ruang tamu.

Beberapa pengrajin juga memodifikasinya dengan menambahkan ekstra panjang di bagian bawah yang bisa ditarik dan dibuat tempat tidur.Ada pula laci kecil, biasanya diberikan dua buah. Kebanyakan para ibu menggunakannya untuk menyimpan bantal duduk tipis disana.

Desain Bangku Bale-Bale

Pada dasarnya, Bangku Bale-bale tidak hanya terpaku pada satu desain saja seperti jaman dulu. Para pengrajin mulai memodifikasi bentuk serta memberikan beberapa motif tambahan pada furniture tersebut. Berikut beberapa contohnya:

  1. Desain Tradisional

Desain tradisional pada bangku bale-bale cenderung memiliki bentuk lebih besar dan tempat duduk luas. Pada bagian tangan dibuat siku-siku serta sandarannya penuh ukiran. Tidak hanya dibentuk persegi panjang, banyak pengrajin juga membuatnya melengkung seperti nakas.

Salah satu pengrajin bangku bale-bale tradisional dengan ukiran menarik adalah Jepara. Hiasan pada bagian sandaran sangat khas. Kebanyakan bemotif sulur, bunga, serta dedaunan. Semakin rumit, harganya juga tambah tinggi.

  1. Desain Minimalis

Sama seperti namanya, desain bangku bale-bale minimalis cenderung meminimalkan bentuk tradisionalnya. Dimana biasanya perabot tersebut berukuran besar, sekarang dibuat kecil dan ringkas. Pun pada sandarannya jadi agak pendek.

Desainnya sendiri tidak memiliki banyak ukiran. Malah ada yang hanya sebatas garis-garis saja. Kalaupun diberi, umumnya punya motif biasa. Hanya diberi beberapa dedaunan dan sulur. Jarang ada hiasan berupa bunga ditengah.

Desain seperti ini cocok bagi Anda yang memiliki rumah dengan teras kecil karena perabot tidak akan terlalu mencolok. Bisa juga ditaruh di ruang tamu sebagai pengganti sofa. Hanya perlu ditambahkan beberapa bantal duduk saja.

3. Desain Bale-Bale Ukir

Bale-bale satu ini bisa di bilang memiliki model yang lebih menarik atau bisa saja mewah, hal ini dikarenakan bale-bale yang di buat memiliki ukiran sangat menarik, dengan ukiran yang bisa di variasikan memiliki berbagai model seperti ukiran bunga, hewan atau yang lainnya. dengan ukiran akan sekaligus memperindah ruangan tersebut terutamanya pada teras rumah.

Meskipun termasuk perabot lama dengan ukuran besar, nyatanya masyarakat Jawa masih suka menaruh bangku bale-bale di teras rumah mereka. Apalagi kalau furniture itu asli buatan dari kota Jepara. Selain desainnya yang menarik, kesannya sendiri terlihat sangat mewah.

Showing all 4 results